• +62852-9938-0971

DEA # 2 Memilih Pesantren/Sekolah Yang Tepat Buat Anak

DEA # 2 Memilih Pesantren/Sekolah Yang Tepat Buat  Anak

Memilihkan lingkungan dan pendidikan yang baik sehingga harapnya anak-anak mendapat pengajaran ilmu agama yang kelak akan bermanfaat menjadi pedomannya dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Setiap masa pendaftaran santri baru, ada saja kawan yang bertanya kepada saya, pesantren/sekolah mana sebaiknya anak mereka melanjutkan belajar.

Harapannya beraneka ragam. Ada yang ingin ke sekolah yang fokus tahfizh. Ada yang ingin ke sekolah IT tapi agamanya juga bagus. Ada yang minta ke sekolah/pesantren dengan model mulazamah.

Ada juga yang ingin anaknya mendaftar di sekolah/pesantren yang harus ada ijazah formalnya. Ada lagi yang minta dicarikan sekolah/pesantren yang gratis atau beasiswa.

Saya berusaha mengarahkan sesuai dengan request. Ada yang sepakat kemudian ditindaklanjuti. Ada yang balik kanan dan minta dikasih pilihan sekolah/pesantren lain karena budgetnya ketinggian.

DALAM MEMILIH SEKOLAH/PESANTREN UNTUK PUTRA/PUTRINYA, SEBENARNYA APA YANG MENJADI PRIORITAS UTAMA BAGI ORANGTUA?

Apakah karena fasilitasnya yang lengkap dan mewah sehingga anak bisa nyaman dalam proses menuntut ilmu dan terhindar dari sindrom tidak kerasan?

Apakah karena programnya yang sudah tebukti melahirkan lulusan sesuai dengan iming-iming di brosur yang beredar?

Apakah karena gurunya yang dengan sabar membimbing dan membersamai santri sehingga mereka menjadi pribadi yang lebih baik setelah lulus?

Memang tangungjawab mendidik itu ada di pundak orangtua sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat At-Tahrim: 6

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Menurut pakar tafsir di kalangan sahabat, Ibn Abbas dan Ali ibn Abi Thalib rodhiyallohu ‘anhuma, tafsiran ayat ini adalah didiklah mereka dengan adab, dan ajarkanlah mereka ilmu.

Ayah sebagai kepala keluarga mendapatkan amanah yang begitu berat. Namun, keterbatasan ilmu dan waktu memberikan pilihan untuk menitipkan anak-anak ke pesantren agar mendapatkan ilmu dan adab dari guru yang lebih berkompeten.

Memilih sekolah/pesantren yang tepat untuk anak-anak adalah bagian dari wujud tanggungjawab orangtua menjaga keluarganya dari api neraka.

Yakni dengan memilihkan lingkungan dan pendidikan yang baik sehingga harapnya anak-anak mendapat pengajaran ilmu agama yang kelak akan bermanfaat menjadi pedomannya dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Oleh karena itu, saran saya kepada para orangtua pilihkanlah untuk anak-anakmu sekolah/pesantren (tempat belajar) yang baik dengan melihat adab guru-gurunya.

Anda setuju?

Sebelumnya :
Selanjutnya :