Program Kampung Haji Dinilai Perkuat Peran Indonesia di Tanah Suci

Program Kampung Haji   Dinilai Perkuat Peran Indonesia di Tanah Suci

Sebagai organisasi dakwah dan pendidikan Islam berskala nasional, Wahdah Islamiyah menyatakan kesiapan untuk berkontribusi sesuai kapasitas organisasi.

JAKARTA UMMATTV.COM Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah menyatakan dukungan terhadap inisiatif Pemerintah Republik Indonesia dalam pengembangan Program Kampung Haji sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan jamaah haji dan umrah Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A., di Jakarta. Menurutnya, Program Kampung Haji merupakan langkah strategis yang mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan ibadah secara lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan.

“Kampung Haji adalah kebutuhan nyata jamaah Indonesia. Program ini bukan hanya pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga bentuk keseriusan negara dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang menenangkan dan terarah bagi umat Islam,” ujar Zaitun Rasmin.

Ia menilai, pengembangan Kampung Haji memiliki dampak luas, tidak hanya pada aspek pelayanan ibadah, tetapi juga penguatan sosial, budaya, dan ekonomi umat. Oleh karena itu, Wahdah Islamiyah memandang perlunya dukungan kelembagaan dan pembiayaan jangka panjang agar program tersebut berjalan optimal.

Dalam konteks tersebut, Wahdah Islamiyah menilai Danantara sebagai instrumen strategis nasional yang berpotensi berperan dalam mendukung keberlanjutan Program Kampung Haji. Sinergi antara kebijakan negara dan pengelolaan investasi yang profesional dinilai penting untuk memastikan program berjalan secara amanah dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Wahdah Islamiyah menilai Program Kampung Haji memiliki sejumlah potensi strategis, antara lain meningkatkan standar pelayanan jamaah haji dan umrah Indonesia, mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem halal, memberdayakan sumber daya manusia di bidang pelayanan dan pendidikan haji, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai rujukan layanan haji dan umrah di tingkat global.

Sebagai organisasi dakwah dan pendidikan Islam berskala nasional, Wahdah Islamiyah menyatakan kesiapan untuk berkontribusi sesuai kapasitas organisasi. Kontribusi tersebut meliputi pembinaan manasik haji dan umrah, edukasi keumatan, pembinaan spiritual jamaah, serta penguatan nilai-nilai Islam moderat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Wahdah Islamiyah juga berharap pengembangan Program Kampung Haji dapat dilaksanakan secara transparan dan profesional, serta melibatkan partisipasi organisasi kemasyarakatan Islam sebagai mitra strategis negara.

“Kami optimis kolaborasi antara pemerintah, Danantara, dan elemen umat Islam dapat menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji serta memperkuat kontribusi positif Indonesia di Tanah Suci,” ujar Zaitun Rasmin, yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Ukhuwah.

Sebelumnya :