Muhammad Faishal Hanif Raih Juara 3 MTQ Tingkat SMA se-Jabodetabek di SMA IT Nurul Fikri Depok

Muhammad Faishal Hanif Raih Juara 3 MTQ Tingkat SMA se-Jabodetabek di SMA IT Nurul Fikri Depok

Menjadi juara tentu merupakan sebuah kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah proses perjuangan, kedisiplinan, dan keberanian yang telah ditunjukkan santri

DEPOK UMMATTV.CON — Muhammad Faishal Hanif, siswa kelas 11, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat SMA dan Pondok Pesantren se-Jabodetabek. Perlombaan tersebut diselenggarakan di SMA IT Nurul Fikri, Depok, pada Minggu (27/9/2026).

Kompetisi antarpelajar ini mempertemukan puluhan qari muda berbakat dari berbagai sekolah menengah atas dan pesantren di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Faishal tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan sukses membawa pulang trofi kemenangan.

Faishal mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Baginya, kompetisi ini bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan sarana memperdalam ilmu dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti lomba MTQ tingkat SMA se-Jabodetabek dan mendapatkan kesempatan meraih juara. Pengalaman ini sangat berharga dan tidak akan saya lupakan," tutur Faishal usai pengumuman pemenang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, guru, dan para pembina yang mendampinginya selama proses persiapan. "Tanpa doa dan bimbingan mereka, saya mungkin tidak bisa sampai pada titik ini. Pesan saya untuk teman-teman, jangan takut untuk mencoba dan jangan mudah menyerah. Juara bukanlah akhir, melainkan awal untuk menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh guru pendamping Ilham Darussalam yang mengawal Faishal sepanjang perlombaan. Ilham menilai dedikasi serta kedisiplinan yang ditunjukkan selama masa latihan menjadi kunci utama keberhasilan Faishal di panggung perlombaan.

"Menjadi juara tentu merupakan sebuah kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah proses perjuangan, kedisiplinan, dan keberanian yang telah ditunjukkan santri. Prestasi ini buah dari latihan, doa, serta dukungan banyak pihak," ujar Ilham.

Ilham  juga berpesan agar capaian ini tidak membuat sang siswa berpuas diri, melainkan menjadi pemicu untuk terus menyempurnakan bacaan serta pengamalan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Pesan saya, jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, memperbaiki bacaan dan pemahaman Al-Qur’an, serta semakin rendah hati. Prestasi yang paling utama bukan sekadar piala, melainkan bagaimana Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan," pungkasnya.

Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi para pelajar lainnya untuk terus mengasah potensi di bidang keagamaan serta mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi.

Sebelumnya :