• +62852-9938-0971

Muhammadiyah Punya Infrastruktur yang Kuat untuk Dakwah Digital

Muhammadiyah Punya Infrastruktur yang Kuat untuk Dakwah Digital

UMMATTV JAKARTA--Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir hadir dalam gelaran milad 5 tahun PWMU.co.

Pada kegiatan yang terselenggara daring tersebut, Haedar bersyukur bahwa seluruh kader Muhammadiyah menjadi saksi dari perkembangan media online milik Persyarikatan Muhammadiyah di Jawa Timur yakni PWMU.co yang telah berkembang cukup pesat.

Menurut Haedar, sebenarnya media online memang agak terlambat berkembang artinya memulai sejak 2005-2010 rentangannya. Jika dilihat dari awal mulanya sudah sekitar dua dasawarsa dari perkembangan media online. Meski agak terlambat, website afiliasi Muhammadiyah termasuk PWMU.co harus mengejar ketertinggalan.

Beruntungnya PP Muhammadiyah, selain memproduksi website bersama wilayah dan lainnya, memiliki Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) sebagai dapur dari Pusat Syiar berkemajuan untuk masuk ke era media online yang terorganisasi. Memang, lanjut Haedar, ini adalah pekerjaan yang berat tetapi Ia yakin Persyarikatan mampu menjadi yang terdepan.

“Beberapa menteri ketika saya ajak masuk ke PSDM mereka takjub sekali, bahkan kemarin ketika kita menyajikan data kesehatan dan beberapa tampilan, sampai Pak Menteri (kesehatan) yang baru itu mengatakan kepada sekjennya mbok kita bikin seperti Muhammadiyah ini,” kata Haedar, Ahad (21/3).

“Ketika Boy Rafli diangkat menjadi ketua BNPT saya ajak juga ke PSDM dia juga terkaget-kaget itu, kita aja belum punya (kata Boy Rafli),lalu kita sajikan data perkembangan terorisme pergerakan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,” sambung Haedar.

Jika dilihat dari segala infrastuktur yang dimiliki Persyarikatan, Haedar yakin bahwa infrastukturnya sudah kuat sebagai media dakwah diera digital sebagaimana juga mandat Muktamar tentang dakwah komunitas.*

UMMATTV JAKARTA--Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir hadir dalam gelaran milad 5 tahun PWMU.co.

Pada kegiatan yang terselenggara daring tersebut, Haedar bersyukur bahwa seluruh kader Muhammadiyah menjadi saksi dari perkembangan media online milik Persyarikatan Muhammadiyah di Jawa Timur yakni PWMU.co yang telah berkembang cukup pesat.

Menurut Haedar, sebenarnya media online memang agak terlambat berkembang artinya memulai sejak 2005-2010 rentangannya. Jika dilihat dari awal mulanya sudah sekitar dua dasawarsa dari perkembangan media online. Meski agak terlambat, website afiliasi Muhammadiyah termasuk PWMU.co harus mengejar ketertinggalan.

Beruntungnya PP Muhammadiyah, selain memproduksi website bersama wilayah dan lainnya, memiliki Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) sebagai dapur dari Pusat Syiar berkemajuan untuk masuk ke era media online yang terorganisasi. Memang, lanjut Haedar, ini adalah pekerjaan yang berat tetapi Ia yakin Persyarikatan mampu menjadi yang terdepan.

“Beberapa menteri ketika saya ajak masuk ke PSDM mereka takjub sekali, bahkan kemarin ketika kita menyajikan data kesehatan dan beberapa tampilan, sampai Pak Menteri (kesehatan) yang baru itu mengatakan kepada sekjennya mbok kita bikin seperti Muhammadiyah ini,” kata Haedar, Ahad (21/3).

“Ketika Boy Rafli diangkat menjadi ketua BNPT saya ajak juga ke PSDM dia juga terkaget-kaget itu, kita aja belum punya (kata Boy Rafli),lalu kita sajikan data perkembangan terorisme pergerakan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,” sambung Haedar.

Jika dilihat dari segala infrastuktur yang dimiliki Persyarikatan, Haedar yakin bahwa infrastukturnya sudah kuat sebagai media dakwah diera digital sebagaimana juga mandat Muktamar tentang dakwah komunitas.*

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Sebelumnya :
Selanjutnya :