Peran Informasi Nonformal dalam Menentukan Kebijakan Organisasi

Peran Informasi Nonformal dalam Menentukan Kebijakan Organisasi

Komunikasi informal justru sering kali menjadi media yang lebih efektif dan realistis dalam menggambarkan situasi

dr. Kamaruddin, : Pemerhati Kebijakan Organisatorllllll


dr. Kamaruddin, seorang dokter gigi alumni Universitas Hasanuddin, yang juga dikenal sebagai pemerhari  pendidikan  serta aktivis di berbagai organisasi nasional. 


Tegaskan pentingnya peran informasi informal dalam proses pengambilan keputusan seorang pemimpin. Menurutnya, selain jalur formal melalui struktur organisasi, seorang pemimpin juga perlu membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan cair agar kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan dan realitas lapangan.

Berdasarkan pengalamannya lebih dari satu dekade di berbagai organisasi, dr. Kamaruddin menyampaikan bahwa seorang pemimpin idealnya aktif berinteraksi dengan banyak pihak. Interaksi ini memungkinkan pemimpin menyerap aspirasi secara lebih berimbang, objektif, dan rasional. 

Dalam praktiknya, saluran formal kerap dibatasi oleh budaya hierarki dan kecenderungan bawahan menyampaikan laporan yang menyenangkan atasan, bukan yang sebenarnya terjadi di lapangan

Ia menilai, kondisi tersebut dapat merusak kualitas pengambilan kebijakan jika tidak diimbangi dengan sumber informasi lain yang lebih jujur dan apa adanya. 

Karena itu, komunikasi informal justru sering kali menjadi media yang lebih efektif dan realistis dalam menggambarkan situasi organisasi secara utuh.

dr. Kamaruddin menekankan bahwa sebelum menetapkan kebijakan strategis yang berdampak luas, seorang pemimpin seyogianya membuka diri terhadap berbagai masukan, baik melalui jalur struktural maupun nonstruktural. 

Dengan mendengarkan banyak perspektif yang rasional dan berimbang, keputusan yang diambil tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memperkuat kepercayaan serta soliditas dalam organisasi.

Menurutnya, kepemimpinan yang bijak bukan sekadar soal kewenangan dalam mengambil keputusan, tetapi tentang kesediaan untuk mendengar, memahami, dan merangkul suara dari berbagai lapisan. Inilah kunci lahirnya kebijakan yang adil, efektif, dan membawa keberkahan bagi organisasi.

Sebelumnya :