Rahasia Rasulullah Menjadi Super Leader dan Super Manager Terungkap di Kajian Sabtu Subuh

Rahasia Rasulullah Menjadi Super Leader dan Super Manager Terungkap di Kajian Sabtu Subuh

Hampir seluruh nabi pernah menggembala kambing. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman tersebut bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan

BOGOR UMMATTV.COM – Jamaah Masjid Al I'tisham kembali mengikuti Kajian Sabtu Subuh yang digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, pemateri mengangkat tema kepemimpinan dan manajemen Rasulullah ﷺ yang dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, organisasi, maupun dunia usaha.

Mengawali kajian, pemateri mengutip pandangan pakar ekonomi syariah, yang menyebut Nabi Muhammad ﷺ sebagai "super leader" sekaligus "super manager".

Menurutnya, kepemimpinan (leadership) dan manajemen (management) merupakan dua hal yang berbeda. Seorang manajer umumnya berfokus pada pengelolaan sistem, aset, dan berbagai sumber daya, sedangkan seorang pemimpin lebih banyak berinteraksi dengan manusia, membangun pengaruh, serta mengarahkan orang-orang menuju tujuan bersama.

Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa keberhasilan Rasulullah ﷺ sebagai pemimpin dan pengelola yang luar biasa tidak terlepas dari proses pendidikan yang Allah siapkan sejak masa kecil beliau.

Salah satu pengalaman penting adalah ketika Rasulullah ﷺ menjadi penggembala kambing pada usia sekitar delapan tahun. Tugas menggembala bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan sarana pembelajaran kepemimpinan yang sangat berharga.

"Seorang penggembala harus mampu mengarahkan, menjaga, mengawasi, dan memastikan seluruh kambing yang digembalakannya tetap berada pada jalur yang benar. Di sinilah nilai-nilai kepemimpinan mulai terasah," ujar pemateri.

Ia juga mengingatkan sebuah hadis riwayat  yang menjelaskan bahwa hampir seluruh nabi pernah menggembala kambing. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan yang Allah berikan kepada para nabi-Nya.

Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mulai belajar berdagang sejak usia sekitar 12 tahun. Pengalaman berdagang inilah yang menjadi fondasi kemampuan manajerial beliau.

Dalam aktivitas perdagangan, seseorang dituntut untuk memahami berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari pengadaan barang, distribusi, pengelolaan perjalanan, perhitungan keuntungan, hingga membangun kepercayaan dengan mitra dan pelanggan.

"Perdagangan mengajarkan manajemen secara langsung. Bagaimana mengelola barang, mengatur perjalanan, menjaga amanah, dan mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi," jelas pemateri.

Dari dua pengalaman tersebut, jamaah diajak memahami bahwa kepemimpinan dan manajemen yang baik tidak lahir secara instan. Keduanya dibentuk melalui proses pembelajaran, pengalaman, serta pembiasaan sejak dini.

Kajian Sabtu Subuh di Masjid Al I'tisham ini menjadi pengingat bahwa Rasulullah ﷺ bukan hanya teladan dalam ibadah dan akhlak, tetapi juga contoh terbaik dalam kepemimpinan dan manajemen. Pengalaman beliau menggembala kambing dan berdagang sejak usia muda menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam untuk mempersiapkan generasi yang tangguh, amanah, dan mampu memimpin dengan baik.

Sebelumnya :