BOGOR UMMATTV.COM — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor membuka peluang kolaborasi dengan Sekolah Pra Nikah Bumi Ta’aruf Al I’tisham Budi Agung untuk memperluas jangkauan edukasi pranikah bagi masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.EI., menyampaikan peluang kolaborasi tersebut seusai mengikuti pelepasan peserta angkatan pertama Sekolah Pra Nikah Bumi Ta’aruf Al I’tisham Budi Agung, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, program yang dikembangkan Bumi Ta’aruf dapat disinergikan dengan program bimbingan perkawinan dan bimbingan remaja usia sekolah yang telah berjalan di lingkungan Kemenag.
“Konsep yang dikembangkan para praktisi dapat dikolaborasikan dengan program pemerintah sehingga dampaknya lebih besar,” ujarnya.
Kemenag Kota Bogor Miliki Enak KUA Bisa Dilibatkan
Afan menjelaskan, Kota Bogor memiliki enam Kantor Urusan Agama (KUA) yang menjalankan program bimbingan perkawinan di masing-masing wilayah kecamatan. Kondisi ini membuka peluang untuk mengembangkan sinergi dengan Bumi Ta’aruf sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Ia menilai, penyelarasan program perlu dilakukan agar materi dan metode pembelajaran dari kedua pihak dapat saling melengkapi.
Sebagai langkah awal, Kemenag Kota Bogor berencana mengumpulkan para penghulu pada November 2026 untuk membahas peluang kolaborasi tersebut.
Selain itu, Afan mendorong pengelola Bumi Ta’aruf untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Wali Kota Bogor, serta menyampaikan programnya kepada lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan.
Menurutnya, sosialisasi dan koordinasi menjadi kunci agar program edukasi pranikah semakin dikenal dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Sekolah Pra Nikah Bumi Ta’aruf Al I’tisham Budi Agung sendiri telah menyelesaikan angkatan pertamanya dengan meluluskan 11 peserta. Program yang dimulai pada awal Agustus 2026 itu dilaksanakan melalui 12 kali pertemuan.
Kolaborasi dengan Kemenag diharapkan dapat membuka peluang pengembangan program tersebut sehingga edukasi pranikah semakin luas dan berkelanjutan.